Friday, July 27, 2012

Tuhan Maha Membolak-balikan Perasaan.

Dua bulan lalu, semua terasa indah.. Kebahagiaan itu benar-benar terasa..
Kebahagiaan dimana aku bisa mencintai seseorang baru dengan utuh..


Aku pernah merasakan sakitnya di sia-siakan, sakitnya di bohongi..
Sakit yang begitu mendalam sepertu luka bakar yang lama mengering.
Disaat luka itu hampir mengering, kau hadir bagai obat yg menyempurnakan kesembuhanku..
Ya, aku sudah sembuh, tak ada luka bekas sedikitpun..
Itu semua berkat kehadiranmu :))


Sebelum bertemu denganmu, aku tak pernah merasakan euphoria kebahagiaan senyata ini.
Kebahagiaan dimana aku benar-benar merasa seseorang yang beruntung memilikimu..


Namun sayang, kebahagiaan itu tak berlangsung lama..
Luka yang baru pulih tersebut kembali tergores, bahkan luka itu lebih dalam dari sebelumnya.
Tak menyangka obat itu sendiri yg menorehkan luka, luka yg robek bahkan dagingnya pun mencuat tertinggal bekas sayatan..


Niatmu menyembuhkanku, malah melukaiku dua kali lebih besar.


Kau hebat, datang dengan sejuta harapan, lalu kau porak porandakan harapan tersebut dengan begitu mudahmya..
Ya.. kau pergi begitu saja.. tanpa meninggalkan kata, tanpa meninggalkan cinta sedikitpun yang tersisa untuk sekiranya masih bisa ku rasa..
Setelah kamu pergi, aku benar-benar tahu arti kehilangan yang sesungguhnya, yang bahkan lebih berat dari yang pernah kurasakan sebelumnya.
Dan aku tak tahu, jika ada seseorang yang datang membawakanku obat, apakah aku bisa pulih total dengan mencintainya secara utuh atau malah justru hanya penyebab luka itu yang bisa menyembuhkannya.


                 Untuk kamu yang aku rindukan keberadaannya. Aku (masih) menunggumu.

0 comments:

Post a Comment